May 4, 2017

Published May 04, 2017 by with 0 comment

Memperbaiki “emergency call only” atau IMEI null di Samsung GalaxyNote II



Bagi kalin yang merasa pusing karena Galaxy note 2 nya tidak bisa menelpon, sms, cek pulsa dan juga tidak bisa terhubung internet karena keluar pemberi tahuna Emergency Call Only. Kasusnya sama dengan Galaxy Note2 GT-N7100 tema saya setelah bootloop dan dia coba flash sediri dengan firmware Official Kitkat 4.4.2 via odin, seharusnya tidak ada masalah karena karena sebelum-sebelumnya tidak ada masalah.
Sudah kelling gugling cari cara dan mencoba berbagai cara tapi belum juga berhasil memperbaiki masalah di Galaxy Note2 nya. Ternyata banyak banyak yang mengalami masalah yang sama yang terjadi pada Galaxy Note2 dan rata-rata disebabkan setelah upgrade dari versi JB 4.1.2 atau JB 4.2.2 ke JB4.3 dan Kitkat 4.4.2, padahal Galaxy Note2 teman saya sebelumnay sudah Kitkat 4.4.2. selain keluar notifikasi Emergency Call Only terdapat keanehan pula pada IMEI nya saat di cek keluar 00049xxxxx tidak sesuai dengan IMEI yang ada di belakang batre.  
Dari pada pusing mempermasalahkan penyebab kenapa bisa IMEI berubah yang menyebabkan statusnya Emergency Call Only, lebih baik kita coba cara yang akan saya share di sini.

Cara pertama coba Flash modem

Syaratanya :
·         Hp sudah terpasang CWM atau TWRP, blum tau caranya cek disini.
·         Hp sudah di root(tidak wajib bila sudah terpasang CWM atau TWRP).
·         Sediakan modem flashabel zip, coba dengan modem MJ9.zip simpa di internal memory.
Langkah-langkah :
·         Matikan Galaxy Note2, dan masuk ke CWM atau TWRP
·         Masuk install zip, cari dimana file MJ9.zip di simpan
·         Wipe cache dan dalvik cahace
·         Reboot.
Setelah masuk ke homescreen coba apakah sudah beres masalahnya, atau masih tidak tersambung ke jaringan alias Emergency Call Only.

Cara kedua coba dengan aplikasi octoplus box

Syarat dan bahan :
Hp sudah di root
Aktifkan USB Debugging di developer option/pengaturan pengembang
Mengganti versi modem dengan cara diatas(optional, tidak juga tidak apa)
Kabel data yang normal

Langkah-langkah :
·         Setelah di download octoplusnya lalu install seperti biasa….(ya iya laaah….masa di simpan buat kenang-kenangan…)
·         Copy patch/loader octoplus nya ke directory hasil install octoplus
·         Klik kanan loader_octoplusSamsung run as administrator
·         Di tab Qualcomm pilih GT-N7100 (karena kasus saya disini pada Note 2 N7100)
·         Ikuti petunjuk di otoplus seperti di bawah ini

Sebelum menyambungkan GT-N7100 anda ikuti langkah berikut di hp:
1. Disconnect USB dari handphone..
2. Go to Menu->Settings->Developer options.
3. Turn on "USB Debugging" option.
4. jika keluar pesan pop-up pilih  "Yes".
5. sambungkan hp dengan usb kabel.
6. masuk ke dial/phone seperti melakukan panggilan
7. Enter *#9090# number.
8. Set speed to 115200.
9. Go to dial window.
10. Enter "*#7284#" number.
11. Set "UART" radio button to "MODEM" value.
12. Set "USB" radio button to "PDA" value
13. Press "Read Info" in software.

·         Pilih tab repair IMEI/SN

·         Masukan IMEI hp yang ada di belakang batre
·         Klik tombol IMEI Fix
·         Tunggu biarkan octoplus bekerja (lumayan lama…), eh lhat juga di hp agan bila ada pop-up message pilih ok/yes
Bila hp agan reboot sendiri berarti proses berjalan lancar, bila tidak coba ulangi lagi langkahnya karena saya juga coba beberapa kali baru sukses…
sekian dulu  tulisan kali ini, bila kurang jelas silahkan tinggalkan komentar. Bila tulisanya membantu tolong share ya….Terimakasih…
Read More
      edit

June 8, 2016

Published June 08, 2016 by with 0 comment

Bikin Sendiri Deret Hitung Fibonansi Menggunakan PHP

Fibonansi merupakan salah satu perhitungan dari Mr. Matematika.. yaitu penjumlahan dengan angka disebelahnya.. dan dapat dipastikan jika Anda melamar di suatu perusahaan, pasti Anda akan menemukan soal seperti ini pada waktu menjalani Tes Psikotes.. Contohnya :
1 1 2 3 5 8 13 21 34 55 ... dst..

Maksudnya apa ikih?.. gini..
1 + 1 = 2..
1 + 2 = 3..
2 + 3 = 5..
3 + 5 = 8..
5 + 8 = 13..
8 + 13 = 21..

Ngerti kan?.. jadi penjumlahan dengan menjumlahkan angka dengan angka disebelahnya.. Nah dan sialnya nih.. Pelamar Khususnya yang melamar sebagai Programmer terlalu menganggap remeh soal tersebut..

Pernah suatu ketika penulis pernah mendengar keluhan dari si Interviewer.. ada seorang pelamar menganggap dirinya Jago (Master PHP), meminta gaji yang lumayan WAH!.. tapi ketika di-Tes suruh buat Program sederhana (fibonansi) menggunakan PHP seperti itu saja tidak bisa.. kacau.. bahkan menyerah, dan tidak dapat menyelesaikan tes tersebut.. Kandas sudah Impiannya untuk diterima..

Kebanyakan praktek membuat Program Fibonansi PHP banyak dilakukan oleh perusahaan (menurut pengalaman saya setelah 2x melamar kok Tesnya cuma gini-gini aja (fibonansi melulu).. ga ada yg lain ya? apa memang sudah Standar Tes seperti itu?.. tapi tidak semuanya loh.. kadang ada juga yang diminta untuk membuat sistem Login MultiUser dengan Menggunakan Cookie, dll..).. namanya juga Tes..

Nah, untuk memberikan pengetahuan bagi kawan-kawan.. saya akan men-share bagaimana sih membuat Deret Angka Fibonansi menggunakan PHP.. berikut Source Codenya :
Buat sebuah folder terlebih dahulu dengan nama bebas (terserah Anda).. didalam folder C:/xampp/htdocs. kemudian buat file PHP dengan nama index.php yang dijadikan sebagai Form untuk memasukkan angka didalam folder yang telah dibuat tersebut.. kemudian tuliskan kode berikut :

<form method="post" action="index.php">
Masukkan Jumlah Angka : <input type="text" name="angka" size="5"> <input type="submit" value="Go">
</form>

<?php
include "fibonansi.php";
?>

Sepertinya mudah bukan kode untuk Form-nya..
Selanjutnya buat file untuk prosesnya, yaitu fibonansi.php dan simpan ke dalam satu folder bersama-sama dengan index.php, kemudian ketikkan kode berikut :

<?php
function fibonansi($n) {
    $a = 1;
    $b = 1;
    $value = $a." ".$b." ";
   
    for ($i=3;$i<=$n;$i++){
        $jml = $a + $b;
        $value .= $jml." ";
        $a = $b;
        $b = $jml;
    }

    return $value;
}

$angka = $_POST[angka];
echo "Deret Fibonansi $angka adalah : "."<br><b>".fibonansi($angka)."</b>";
?>

Cukup mudah bukan?..

Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat bagi Anda, khususnya bagi yang ingin melamar sebagai Programmer PHP..
Read More
      edit
Published June 08, 2016 by with 0 comment

Sebab Error 1053 pada Gammu

Wah, sudah berapa lama ya saya tidak update?.. bagaimana kawan kabarnya?....
kali ini saya ingin share mengenai Error 1053 yang sering dihadapi oleh pemula dalam menjalankan start Gammu SMSD. menurut pengalaman saya setidaknya ada 3 hal yang harus diperhatikan untuk menghindari terjadinya error 1053, diantaranya :
  1. Gunakan Struktur tabel Gammu sesuai versi-nya. hal ini disebabkan versi setiap gammu berbeda-beda terhadap struktur tabelnya.
  2. Pastikan penamaan databasenya benar saat konfigurasi database dalam file smsdrc.
  3. Pastikan Port dan Connection nya juga terkoneksi dengan benar dalam file smsdrc.
<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- ads01 -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:336px;height:260px"
     data-ad-client="ca-pub-2273119288290992"
     data-ad-slot="7563110866"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Jika Anda sudah terlanjur menginstal gammu SMSD, saat Anda melakukan perubahan kode pada file Gammurc ataupun Smsdrc, maka Anda juga harus me-reset kembali Service Gammu SMSD nya. dengan cara Un-Install, kemudian Instal kembali.

Untuk melakukan instalasi, dikerjakan pada halaman command line prompt / cmd :
gammu-smsd.exe -c smsdrc -i

Untuk melakukan Un-Instal, dapat mengetikkan kode :
gammu-smsd.exe -c smsdrc -u

Atau jika Anda ingin mendapatkan info lengkap tentang cara penginstalan, dapat membaca buku terbaru saya yang berjudul Step by Step Membangun Aplikasi SMS dengan PHP dan MySQL.

Semoga artikel singkat ini dapat memberi pencerahan untuk Anda yang mengalami solve problem ini..



Read More
      edit

April 13, 2016

Published April 13, 2016 by with 0 comment

Membuat Aplikasi Perekam Suara di Android Dengan Eclipse IDE

sesuai judul postingan kali ini tentang tutorial pembuatan aplikasi perekam suara deng eclispe di android, denagn memanfaatkan class MediaRecorder yang sudah ada di Android SDK.
kita tinggal memanggil class MediaRecorder untuk bisa merekam suara atau video. langsung aja yaa...
pertama buat prokject baru di Eclipse dan beri nama AudioCapture, set target API ke yang paling baru
  • Aplication Name : Audio Capture
  • Project Name : com.coba.AudioCapture
  • Target SDK : 17 API
lalu ubah MainActivity.java seperti di bawah ini
package com.coba.audiocapture; 
 
import java.io.File; 
import java.io.IOException; 
 
import android.media.MediaPlayer; 
import android.media.MediaRecorder; 
import android.os.Bundle; 
import android.os.Environment; 
import android.app.Activity; 
import android.view.Menu; 
import android.view.View; 
import android.widget.Button; 
import android.widget.Toast; 
 
public class MainActivity extends Activity { 
 
   private MediaRecorder myAudioRecorder; 
   private String outputFile = null; 
   private Button start,stop,play; 
   @Override 
   protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) { 
      super.onCreate(savedInstanceState); 
      setContentView(R.layout.activity_main); 
      start = (Button)findViewById(R.id.button1); 
      stop = (Button)findViewById(R.id.button2); 
      play = (Button)findViewById(R.id.button3); 
 
      stop.setEnabled(false);       
      play.setEnabled(false); 
      outputFile = Environment.getExternalStorageDirectory(). 
      getAbsolutePath() + "/myrecording.3gp";; 
 
      myAudioRecorder = new MediaRecorder(); 
      myAudioRecorder.setAudioSource(MediaRecorder.AudioSource.MIC); 
      myAudioRecorder.setOutputFormat(MediaRecorder.OutputFormat.THREE_GPP); 
      myAudioRecorder.setAudioEncoder(MediaRecorder.OutputFormat.AMR_NB); 
      myAudioRecorder.setOutputFile(outputFile); 
 
   } 
 
   public void start(View view){ 
      try { 
         myAudioRecorder.prepare(); 
         myAudioRecorder.start(); 
      } catch (IllegalStateException e) { 
         // TODO Auto-generated catch block 
         e.printStackTrace(); 
      } catch (IOException e) { 
         // TODO Auto-generated catch block 
         e.printStackTrace(); 
      } 
      start.setEnabled(false); 
      stop.setEnabled(true); 
      Toast.makeText(getApplicationContext(), "Mulai Merekam", 
    Toast.LENGTH_LONG).show(); 
 
   } 
 
   public void stop(View view){ 
      myAudioRecorder.stop(); 
      myAudioRecorder.release(); 
      myAudioRecorder  = null; 
      stop.setEnabled(false); 
      play.setEnabled(true); 
      Toast.makeText(getApplicationContext(), "Merekam Suara Berhenti", 
      Toast.LENGTH_LONG).show(); 
   } 
   @Override 
   public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) { 
      getMenuInflater().inflate(R.menu.main, menu); 
      return true; 
   } 
   public void play(View view) throws IllegalArgumentException,    
   SecurityException, IllegalStateException, IOException{ 
    
   MediaPlayer m = new MediaPlayer(); 
   m.setDataSource(outputFile); 
   m.prepare(); 
   m.start(); 
   Toast.makeText(getApplicationContext(), "Memutar Rekaman", 
Toast.LENGTH_LONG).show(); 
 
   } 
 
} 
lalu untuk tampilannya ubah activity_main.xml yang ada di layout seperti di bawah ini
<RelativeLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" 
   xmlns:tools="http://schemas.android.com/tools" 
   android:layout_width="match_parent" 
   android:layout_height="match_parent" 
   android:paddingBottom="@dimen/activity_vertical_margin" 
   android:paddingLeft="@dimen/activity_horizontal_margin" 
   android:paddingRight="@dimen/activity_horizontal_margin" 
   android:paddingTop="@dimen/activity_vertical_margin" 
   tools:context=".MainActivity" > 
 
   <TextView 
      android:id="@+id/textView1" 
      android:layout_width="wrap_content" 
      android:layout_height="wrap_content" 
      android:layout_alignParentLeft="true" 
      android:layout_alignParentRight="true" 
      android:layout_alignParentTop="true" 
      android:layout_marginTop="32dp" 
      android:text="@string/Recording" 
      android:textAppearance="?android:attr/textAppearanceMedium" /> 
 
   <ImageView 
      android:id="@+id/imageView1" 
      android:layout_width="100dp" 
      android:layout_height="100dp" 
      android:layout_below="@+id/textView1" 
      android:layout_centerHorizontal="true" 
      android:layout_marginTop="37dp" 
      android:scaleType="fitXY" 
      android:src="@android:drawable/presence_audio_online" /> 
 
   <Button 
      android:id="@+id/button1" 
      android:layout_width="wrap_content" 
      android:layout_height="wrap_content" 
      android:layout_below="@+id/imageView1" 
      android:layout_marginTop="67dp" 
      android:layout_toLeftOf="@+id/imageView1" 
      android:onClick="start" 
      android:text="@string/start" /> 
 
   <Button 
      android:id="@+id/button2" 
      android:layout_width="wrap_content" 
      android:layout_height="wrap_content" 
      android:layout_alignBaseline="@+id/button1" 
      android:layout_alignBottom="@+id/button1" 
      android:layout_alignRight="@+id/textView1" 
      android:layout_marginRight="40dp" 
      android:onClick="stop" 
      android:text="@string/stop" /> 
 
   <Button 
      android:id="@+id/button3" 
      style="?android:attr/buttonStyleSmall" 
      android:layout_width="wrap_content" 
      android:layout_height="wrap_content" 
      android:layout_below="@+id/button2" 
      android:layout_centerHorizontal="true" 
      android:onClick="play" 
      android:text="@string/play" />  
</RelativeLayout> 
terus ubah string.xml menjadi sperti ini
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> 
<resources> 
 
   <string name="app_name">AudioCapture</string> 
   <string name="action_settings">Settings</string> 
   <string name="hello_world">Hello world!</string> 
   <string name="Recording">Aplikasi Perekaman Suara</string> 
   <string name="start">start</string> 
   <string name="stop">stop</string> 
   <string name="play">play</string> 
 
</resources> 
yang terakhir AndroidManifest.xml menjadi seperti di bawah ini
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> 
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" 
   package="com.coba.audiocapture" 
   android:versionCode="1" 
   android:versionName="1.0" > 
 
   <uses-sdk 
      android:minSdkVersion="10" 
      android:targetSdkVersion="17" /> 
      <uses-permission android:name="android.permission.WRITE_EXTERNAL_STORAGE"/> 
   <uses-permission android:name="android.permission.RECORD_AUDIO" />  
 
   <application 
      android:allowBackup="true" 
      android:icon="@drawable/ic_launcher" 
      android:label="@string/app_name" 
      android:theme="@style/AppTheme" > 
      <activity 
         android:name="com.coba.audiocapture.MainActivity" 
         android:label="@string/app_name" > 
         <intent-filter> 
            <action android:name="android.intent.action.MAIN" /> 
 
            <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" /> 
         </intent-filter> 
      </activity> 
   </application> 
 
</manifest> 
waktunya test sambungkan smartphone agan ke PC jangan lupa USB Debug nya di nyalain, terus run as android aplication di eclipse nya...
cukup segini dlulu, maaf kalo banyak kekurangan dalam postingan ini. semoga postingan ini bermanfaat....
Read More
      edit
Published April 13, 2016 by with 0 comment

Aplikasi Kirim SMS Sederhana dengan Eclipse

hi gusy......whats up.....whats down....!!! hehe kayak uus aja....
Kali ini saya mau nulis tentang tutorial buat aplikasi kirim sms di android, buat kalian yang udah expert di android ini bukan potingan yang cocok buat kalian. potingan ini diperuntukan buat kalian yang baru belajar pemrogramman android kayak saya.....
kenapa gak bikin di android studio? jujur aja saya gak paham cara pakek android studio hehe....

langsung aja buka eclipsee dan buat project baru....kasih nama aplikasi sama projectnya bebas target sdk nya Android sdk 17.
pertama buat MainActivity.java ubah menjadi seperti dibawah:
package com.example.sendsmsdemo; 
 
import android.os.Bundle; 
import android.app.Activity; 
import android.telephony.SmsManager; 
import android.util.Log; 
import android.view.Menu; 
import android.view.View; 
import android.widget.Button; 
import android.widget.EditText; 
import android.widget.Toast; 
 
public class MainActivity extends Activity { 
 
 Button sendBtn; 
 EditText txtphoneNo; 
 EditText txtMessage; 
 
 @Override 
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) { 
 super.onCreate(savedInstanceState); 
 setContentView(R.layout.activity_main); 
 
 sendBtn = (Button) findViewById(R.id.btnSendSMS); 
 txtphoneNo = (EditText) findViewById(R.id.editTextPhoneNo); 
 txtMessage = (EditText) findViewById(R.id.editTextSMS); 
 
 sendBtn.setOnClickListener(new View.OnClickListener() { 
 public void onClick(View view) { 
 sendSMSMessage(); 
 } 
 }); 
 } 
 protected void sendSMSMessage() { 
 Log.i("Send SMS", ""); 
 
 String phoneNo = txtphoneNo.getText().toString(); 
 String message = txtMessage.getText().toString(); 
 
 try { 
 SmsManager smsManager = SmsManager.getDefault(); 
 smsManager.sendTextMessage(phoneNo, null, message, null, null); 
 Toast.makeText(getApplicationContext(), "SMS sent.", 
 Toast.LENGTH_LONG).show(); 
 } catch (Exception e) { 
 Toast.makeText(getApplicationContext(), 
 "SMS faild, please try again.", 
 Toast.LENGTH_LONG).show(); 
 e.printStackTrace(); 
 } 
 } 
 @Override 
 public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) { 
 // Inflate the menu; this adds items to the action bar if it is present. 
 getMenuInflater().inflate(R.menu.main, menu); 
 return true; 
 } 
}
terus untuk tampilanya ubah activity_main.xml yang ada di layout seperti dibawah ini:
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" 
android:layout_width="fill_parent" 
android:layout_height="fill_parent" 
android:orientation="vertical" > 
 
   <TextView 
   android:id="@+id/textViewPhoneNo" 
   android:layout_width="wrap_content" 
   android:layout_height="wrap_content" 
   android:text="@string/phone_label" /> 
 
   <EditText 
   android:id="@+id/editTextPhoneNo" 
   android:layout_width="fill_parent" 
   android:layout_height="wrap_content" 
   android:inputType="phone"/> 
 
   <TextView 
   android:id="@+id/textViewMessage" 
   android:layout_width="wrap_content" 
   android:layout_height="wrap_content" 
   android:text="@string/sms_label" /> 
 
   <EditText 
   android:id="@+id/editTextSMS" 
   android:layout_width="fill_parent" 
   android:layout_height="wrap_content" 
   android:inputType="textMultiLine"/> 
 
   <Button android:id="@+id/btnSendSMS" 
   android:layout_width="fill_parent" 
   android:layout_height="wrap_content"    
   android:text="@string/send_sms_label"/> 
 
</LinearLayout>
terus ubah string.xml yang ada di value menjadi seperti di bawah
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> 
<resources> 
 
 <string name="app_name">SendSMSDemo</string> 
 <string name="action_settings">Settings</string> 
 <string name="hello_world">Hello world!</string> 
 <string name="phone_label">Enter Phone Number:</string> 
 <string name="sms_label">Enter SMS Message:</string> 
 <string name="send_sms_label">Send SMS</string> 
 
</resources> 
terakhir ubah AndroidManifest.xml  menjadi seperti dibawah ini:
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?> 
<manifest xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android" 
 package="com.example.sendsmsdemo" 
 android:versionCode="1" 
 android:versionName="1.0" > 
 
 <uses-sdk 
 android:minSdkVersion="8" 
 android:targetSdkVersion="17" /> 
 <uses-permission android:name="android.permission.SEND_SMS" /> 
 
 <application 
 android:allowBackup="true" 
 android:icon="@drawable/ic_launcher" 
 android:label="@string/app_name" 
 android:theme="@style/AppTheme" > 
 <activity 
 android:name="com.example.sendsmsdemo.MainActivity" 
 android:label="@string/app_name" > 
 <intent-filter> 
 <action android:name="android.intent.action.MAIN" /> 
 
 <category android:name="android.intent.category.LAUNCHER" /> 
 </intent-filter> 
 </activity> 
 </application> 
 
</manifest> 
nah waktunya test aplikasi sederhana kita di devices android jangan lupad di nyalain USB Debug nya biar bisa di pasang dari Eclipse, coba buat kirim SMS.....
segini aja dulu, maaf kalo tulisanya amburadul.....semoga potingan ini bermanfaat.....selamat mencoba.
Read More
      edit

April 11, 2016

Published April 11, 2016 by with 1 comment

Cara porting rom sesama chipset

Kali ini saya mau posting salah satu kegiata yang sering saya lakukan beberapa bulan kebelakang, yaitu porting rom android. dan saya akan menjelaskan cara termudah porting rom yang pasti menurut saya.
tapi ingat cara ini akan berjalan lancar jika chipset yang digunakan devices nya sama seperti mt6577 ke mt6577 atau mt6572 ke mt6572 mt6682 ke mt6582 dan seterusnya...
langsung aja sipkan dulu alat bahanya, yaitu:
  1. Notepad ++(biar enak liat updaters-script di meta inf)
  2. winrar/7zip/winzip buat extarct file2 nya
  3. baserom hh kamu
  4. dan rom yang mau di port ke hh kamu
yang harus diperhatikan buat rom yang mau kamu porting adalah type chipset yang digunakan, sama versi SDK Androidnya seperti 4.1.1 bisa di port ke 4.1.2 atau 4.2.2 atau kitkat 4.4.3 ke 4.4.2, untuk melihat versi SDK nya bisa di lihat di buld.prop.
Langkah-langkahnya
  • Extract kedua rom ( rom base dan rom port )
    Contoh kamu extract rom BASE yaitu rom bawaan hp kamu di folder BASE dan PORT rom ke folder PORT
  • Copy file/folder yang ada dibawah ke PORT rom
*system/vendor
*system/usr
*system/lib/modules
*system/lib/hw
*system/lib/libncurses.so
*system/etc/firmware
*system/etc/vold.fstab (untuk android Jellybean)
*system/etc/vold.fstab.nand (untuk android jellybean)
*system/etc/bluetooth
  • copy boot.img dari folder base ke port
  • buka Folder Port ROM dan masuk ke META-INF /google/android dan buka updater-script denga Notepad ++
  • lakukan hal yang sama seperti di atas di folder base
  • di updater-scrirpt port rom cari baris yang berawalan dengan format(" ganti dengan yang ada di base contoh:
format("ext4", "EMMC", "/dev/block/mmcblk0p5", "0", "/system");
mount("ext4", "EMMC", "/dev/block/mmcblk0p5", "/system");

menjadi

format("ext4", "EMMC", "/dev/block/mmcblk0p4", "0", "/system");
mount("ext4", "EMMC", "/dev/block/mmcblk0p4", "/system");
  • buka folder port buat file zip lagi semua folder dan file yang ada di sana
  • coba test flash via cwm bootloop atau tidak
terkadang walaupun kita lakukan secara teliti mungkin, ada saja hal-hal yang bisa menyebabkan bootloop. bila hh tidak mengalami bootloop dan sukses masuk home screen ada saja BUG yang kta temukan, beberapa cara fix BUGnya:
Fix Camera Tidak Konek/Force Close:
• system/lib/libcameraservice.so
• system/lib/libcamdrv.so
Fix Internal Memory:
• system/etc/vold.fstab
Fix Suara/Audio Volume:
• system/lib/libcustom_nvram.so
Fix Network/Jaringan 3G:
• system/etc/agps_profiles_conf
• system/etc/apns-conf
• system/etc/epo-conf
• system/etc/spn-conf
• system/etc/virtual-spn-conf-by-efspn
• system/etc/virtual-spn-conf-by-imsi
Fix WIFI Toggle:
• system/etc/wide-dhcpv6 (folder)
• system/etc/wifi (folder)
Fix FlashLight:
• system/lib/libfeatureio.so
Fix Compass:
• system/lib/libsensorservice.so
Fix Video Pixel:
• system/lib/libvcodecdrv.so
Fix Touchscreen Terbalik:
• system/lib/libinput.so
Fix Brightness/Kecerahan Layar:
• system/lib/hw/sensor.default.so
(gunakan sensor.default.so dari port rom)
Fix Resolution Problem/Resolusi Layar:
Go To Build.prop and edit..
Jika kalian Porting dari Iayar 480 x 800 ke 320 x 240??
Di Build.Prop tambahkan Teks ini:
• ro.sf.lcd_density=240   (untuk 480x800)
• ro.sf.lcd_density=160 (untuk 320x240)
Jika Layar/Touchscreen Terbalik:
Masuk Build.Prop dan Edit:
• ro.sf.hwrotation=0
 
cara ini selalu lancar untuk porting rom jelly bean dan untuk kitkat biasanya hanya beberapa bug yang muncul, cari referensi lain dari forum, blog, atau group facebook. akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat......
Read More
      edit

March 30, 2016

Published March 30, 2016 by with 10 comments

CARA FIX BOOTLOOP “E:failed to mount /efs (Invalid argument)” di android Samsung



Udah lumayan lama ga nulis2 nih….susah juga mau bikin tulisan yang blum pernah di bahas sama yang lain. Nah sekarang saya punya bahasan yang menarik dan mungkin belum pernah di bahas di blog-blog lain setahu saya, gak jauh-jauh dari masalah hh(smartphone).

Kemaren saya dapat pasien Samsung galaxy ace 3 yang stuck di bootlogo atau sering disebut bootloop, pertama kali liat dlm hati saya bilang ah gampang tiang di flash via odin udah sembuh lagi. Nah saya coba flash tu galaxy ace 3 dan proses flashing berjalan seperti biasa sukses tanpa kendala, tapi setelah saya coba idupin tu hp tetep aja bootloop.

Terus nae coba factory reset lewat stock recovery sama custom recovery, tapi gak ada hasil ntuh hp gak mau masuk home screen. Setahu saya android yang bootloop di balikin ke stock firmware pasti sembuh, tapi kali ini beda kasus(maklum masih noob). Terus ane coba flash pake custom rom dan hasilnya sama juga,  saya sempet nyerah dan mau balikin ke yang punya.

Tapi saya curiga sama message yang ada di cwm dan muncul juga di stock recovery, kali munculnya di cwm doank mungkin saya gak bakalan merhatiin tapi ini muncul juga di stock recovery. Message nya nulis “E:failed to mount /efs (Invalid argument) ane coba gugling dan banyak juga yang dapet masalah gitu dan semuany sama hh Samsung galaxy(saya gak merhatiin kalo ada hh lain yang dapet masalah kayak gini). Nah saya coba cara dari salah satu forum xda dan alhamdulilah sukses dengan indah :D…….



Hehe panjang juga prolognya…..langsung aja sekarang gimana cara benerin masala gak bisa mount partisi EFS(gak tau istilahnya). Pertama-tama kita siapin bahan bahanya:
-          Hh yang bootllop bandel(jangan yang normal ya…..)
-          Custom recovery yang support adb shell
-          Adb Tool
-          PC yang normal(kalo yang ngaco bukanya benerin hp malah sibuk benerin PCnya)
-          SU/buat root
-          Official firmware(gak peke juga boleh tapi cari aman dulu)
-          Rokok(buat yg ngudud) sama kopi
-          Doa dan usaha:D

Langkahnya:
1.       Flash hh ke official firmware
2.       Flash custom recovery bisa CMW/TWRP/Phillz yang penting support adb shell
3.       Boot ke recovery root hh via recovery, reboot ke recovery lagi
4.       Setelah masuk recovery pilih mount and storage->mount system
5.       Colokin hp ke pc pake usb kabel jangan yg lain
6.       Buka adb command window terus masukin perintah di bawah:

-          adb devices (kalo muncul ada tulisan offline harus ganti recovery, tapi klo statusnya udah device/recovery lanjut boss…)
-          adb shell
-          Su
-          cd /dev/block/platform
-          ls (biasanya kalo dipasang external sdcard ada dua biar gak salah jangan di pasang sdcardnya)
-          cd sdhci.1(ini kalo galaxy ace 3 beda type beda juga keluarnya kaya di galaxy s3 di ganti jadi cd dw_mmc)
-          ls (entar liat ada yang namanya by-name)
-          cd by-name
-          ll[LL] (kalo gak bisa coba ls –l, nah cari partisi efs kalo di ace 3  dia di mmcblk0p15 beda type beda juga lokasinya)
-          mke2fs /dev/block/mmcblk0p15
-          mount -w -t ext4 /dev/block/mmcblk0p15
-          reboot
selamat hpnya udah normal kembali…..segini dulu postingan kali ini semoga bermanfaat bagi yang baca, kalo kurang silahkan tinggalkan komtar.....
thanks to:
XDA
Fix My Shit
Read More
      edit